Oleh: NALISA | Oktober 14, 2011

Liku-Liku Kerja

Ini tulisan versi saya ya…eps tolong jgn diketawain 

Sebenarnya tulisan ini aku buat sudah lama lhoo, but baru sekarang ne mw aku publish…so lets go

Cuaca semakin hari semakin panas, mungkin membuat orang terasa gerah, haus. Apalagi ini bulan ramadhan orang harus menahan dengan segala sesanggupan agar tidak tergoda dengan kelelahan maksudnya berbuka puasa. Bagi yang bekerja mungkin wantu ramadhan akan segera berlalu begitu cepat, dapat dikatakan lebih cepat dari biasanya. Tapi itu semua adalah perasaan seseorang semata, pada dasarnya waktu juga berjalan sebagaimana mestinya atau dari biasanya. Baca Lanjutannya…

Oleh: NALISA | Oktober 11, 2011

Senang atau Gundah

Suara hujan terus berbisik
tanpa berhenti memekik di telingaku
walau begitu hatiku sangat bahagia
mendengar petikan suara hujan di telingaku
anugerah yang membuat hatiku ketawa
membawa kegembiraan di pikiranku

tak kan sanggup kujalani hidup dengan kegaduhan
menanti dan berharap yang tidak kunjung datang
berharap pada dunia yang tak menghilangkan kegelapan

Binar mataku berbinar
menatap jauhnya dunia ini
langkah kaki kadang tegang untuk melangkah
kadang lemah di saat tak disentuh

Oleh: NALISA | Juni 4, 2011

Jeritan seorang hamba

Tuhan….Sang pencipta alam semesta
apa yang sudah kuperbuatkan
aku bermohon kepada Mu
dalam sholatku, dalam doa ku
ampunilah dosa-dosaku
dosa yang tak tampak oleh mataku
dosa yang memanggilku ke neraka
hilafku terus saja kuulangi
begitu juga dengan pinta ku, dan harapanku

Tuhan, dengarkanlah doa ku..
Jeritan tangisku
tangis yang menyesak dipintu hatiku
pinta pu……..
kabullah permintaan ku
keinginanku…harapanku Ya ALLAH……

Berikan aku petunjuk dalam hidup
agar jangan tersesat ke jalan yang curam
jalan yang tak mungkin aku inginkan
Allah….kepadaMU aku menyembah, berserah
mengharap keridhoanMu

Oleh: NALISA | Juni 4, 2011

Kacau

Jalan terlalu panjang untuk ditempuh,
Hidup terlalu lama untuk dijalani
Umurku, umurku
mungkin tak kan lama lagi
Ku coba mengingat kesalahanku
kucoba apa yang sudah kulakukan
kuharap tak kan ada penyesalan
diakhir hidupku
Pikiran terlalu lunak untuk dipatahkan
hati terlalu sulit untuk dikuatkan
dunia semakin mengempit dengan segala ancaman
Badai kian hari terus bergejolak
Punahnya setiap insan tergeletak
Jiwa takkan mampu menahannya
hingga waktu tiba….

Oleh: NALISA | Mei 20, 2011

ampuni aku

Allah hanya kepadaMu aku berlindung
dari kejamnya dunia ini
kejamnya batinku, hingga mendekati dosa
ampunilah dosaku yang sudah tak terhitung
ku coba melawan nafsu jelekku,
namun setan telah merasuk jiwaku
jagalah disetiap langkah kakiku
setiap helaian nafasku
Allah, Engakaulah Tuhanku.
Jadikan aku sebagai hambamu yang sabar
yang mampu meredahan bisikan setan
ditelingaku, yang mampu membatalkan
ancaman neraga terhadapku
yang mampu mendekati Syurga
nantinya…..

Oleh: NALISA | Mei 20, 2011

Pinta ku

Kupejamkan mata istirahatku
ku sebut Nama Mu sebelum lelapku
agar aku mendapat hidayah dalam setiap tinggkahku
Engkau yang menjaga setiap ayunan langkah kakiku
meminta perlindungan dari MU
Ya Allah jadikan aku bisu disaat hal yang tabu
kelulah lidahku untuk yang bisu
Butakan mataku saat hal-hal yang rancu
Tutuplah telingaku untuk hal yang buruk
Berilah semangat hidup besamaMU tuhanku.

Oleh: NALISA | Mei 10, 2011

senang namun tersiksa

ku anggap itu sebuah permainan, tapi itu sudah membuatku terluka.  Kucoba untuk tidak mendalami akhirnya aku tersiksa.  Tak ku sangka akan berakhir seperti ini, saat kau memuja ku hatiku senang nan bahagia.  Aku tidak pernah tahu bentukmu seperti apa, yang ku tahu suaramu sudah memikat hatiku.  Dikala aku  menghindar kau mendekatiku, tapi ketika aku ingin bersamamu kau malah menjauh dari ku.  Pedih hati yang kurasa, gara-gara aku menerima mu menjadi teman berbagiku.  Tp sekarang kau malah meninggalkan ku.  Kenangan itu bersama mu walau tak pernah bersama tapi hana dlam satu suara, terima kasih kau sudah membuatku kecewa…kecewa, mungkin aku bukanlah teman yang baik untuk mu, dan kau bukanlah teman yang cocok untuk ku.  tapi aku selalu saja merindukan mu, walaupun ada yang baru tapi itu tak kan pernah sama sepertimu.  Berbagai cara kulakukan untuk tidak teringat padamu, namun aku setiap waktu merindukanmu.  aku bukan seorang gadis yang bisa diajak kemana pun kau mau, tapi aku adalah gadis yang mengikuti batinku, dan kebiasaan itu.  Maafkan aku jika aku tak ingin berjalan dengan mu, karena aku bukanlah seperti yang kau harapkan.  Yang kusesali mengapa kau begitu marah padaku, ketika aku tak ingin pergi bersamamu.  Ternyata kamu seorang yang tega terhadap hatiku, Kau dengan mudah melupakan aku…aku rindu kamu…jika ada kesempatan aku hanya ingin berjumpa dengan mu sekali lagi, dan itu untuk terakhir kali…kemudian aku pergi meninggalkan tempat yang jauh dari mu, yang tak mungkin kau kunjungi.  Ingin menangis didepanmu sebagai kata rinduku, bukan karena aku lemah namun itu karena rindu.  setelah itu goobye for all day.see you….I miss U

Oleh: NALISA | Mei 10, 2011

Tersimpan keindahan

Hawa dingin terus menyelimuti,
hasrat untuk bangun pun di batalkan,
itu tidak untuk ku,
pagi itu, dimana aku mengirup sejuknya udara menelusuri hidungku,
kuberjalan ke hadapan rumah untuk melihat indahnya alam ini
hinggal kutemukan sebuah jepretan kecilku.

Aku senang dengan apa yg sudah membuatku senang, seperti sebuah editan yang cukup konyol. tp ini lah karya ku tanpa proses editan.  dan hanya aku yg tahu apa itu.

Create by Adrinalisa

1.  suasana pada pagi
2. suasana on morning
3. suasana  matahari terbenam

 

Oleh: NALISA | April 1, 2011

Inpolite

Baju…baju instansi yang sering dipakai oleh orang yang berkedudukan di dalam suatu instansi,  itu sangat berpengaruh dengan pa yang kita lakukan.  Setiap gerak gerik yang dilakukan orang pasti hampir semua mata tertuju atas some onelah….ya emang gitulah.  Satu penomena yang baru saja saya liat tepatnya tanggal 31 Maret 2011, saya saja kurang percaya.  Kenapa tidak, soalnya saya bertempat tinggal di kota yang saya anggap tabu akan hal itu.  Mau tahu ngk apa yang saya liat??? Baca Lanjutannya…

Oleh: NALISA | Maret 31, 2011

Gubuk kecil

Setiap sore kecuali hari minggu aku selalu pulang ke rumah sore….x kira2 jam 6 WIB.  Setiap itu juga aku melewati jalan yang sama, aku pulang dengan labi-labi alias angkot.  Kadang kala tumpangan labi-labi itu banyak, kadang juga sedikit.  Seperti biasanya aku pulang dengan headset ditelinga sambil mendengar alunan mp3 di hape ku.  Ketika aku berada dalam labi-labi, mataku tak bisa ku elakkan, untuk tidak melihat sekeliling dari orang yang lagi mengendarai kenderaan maupun orang-orang yang sedang berjalan, duduk di tempat penantian. Baca Lanjutannya…

« Newer Posts - Older Posts »

Kategori

%d blogger menyukai ini: